INDRAMAYU — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan rutin dzikir, selawat, pengajian, dan rapat koordinasi di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memadukan penguatan spiritual dengan konsolidasi organisasi. Perpaduan keduanya diharapkan mampu membentuk kader yang berkarakter, militan, disiplin, dan solid dalam menjalankan roda organisasi.
Unsur kewilayahan turut hadir dan membangun komunikasi dengan pengurus serta kader GP Ansor. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara organisasi kepemudaan, tokoh agama, pesantren, dan aparat kewilayahan.
Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf. Dadang Iskandar, menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembinaan spiritual dan kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan keagamaan seperti dzikir, selawat, dan pengajian memiliki nilai positif dalam membangun karakter. Di sisi lain, koordinasi organisasi juga diperlukan agar setiap kegiatan berjalan tertib, solid, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ” ujar Kapten Inf. Dadang Iskandar.
Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm. Tulus Widodo, S.E., M.Han., menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kebersamaan antarkomponen masyarakat.
“Soliditas dan kebersamaan harus terus dibangun melalui komunikasi yang baik. Organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, ” ungkap Letkol Arm. Tulus Widodo.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., mengatakan bahwa pembinaan generasi muda harus dilakukan secara seimbang dengan memperkuat nilai moral, spiritual, dan kepedulian sosial.
“Sinergi berbagai unsur menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif serta membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, ” tuturnya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., mengingatkan para pemuda agar menjadikan nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun karakter dan persaudaraan.
“Jadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun karakter, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan. Pemuda harus mampu menjadi bagian dari solusi serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, ” pesannya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Melalui perpaduan kegiatan spiritual dan koordinasi organisasi, kader GP Ansor Kabupaten Indramayu diharapkan semakin solid serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (PERS)
